BAB IV Pembahasan

Pendidikan adalah usaha orang dewasa dalam pergaulan dengan anak-anak untuk memimpin jasmani dan rohani kearah kedewasaan. Dalam artian, pendidikan adalah sebuah proses transfer nilai-nilai dari orang dewasa (guru atau orang tua) kepada anak-anak agar menjadi dewasa dalam segala hal. Pendidikan merupakan masalah yang penting bagi setiap bangsa yang sedang membangun. Upaya perbaikan dibidang pendidikan merupakan suatu keharusan untuk selalu dilaksanakan agar suatu bangsa dapat maju dan berkembang seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Beberapa upaya dilaksanakan antara lain penyempurnaan kurikulum, peningkatan kompetensi guru, perbaikan sarana-sarana pendidikan, dan lain-lain. Hal ini dilaksanakan untuk meningkatkan mutu pendidikan bangsa dan terciptanya manusia Indonesia seutuhnya.

Di era globalisasi saat ini, pendidikan harus lebih dikembangkan lagi, karena kemajuan IPTEK sudah tidak bisa dibendung lagi, penyebaran informasi sudah tidak terbatas oleh ruang dan waktu. Hal ini akan berdampak pada pendidikan, harus adanya usaha untuk dapat mengimbangi kemajuan dan perkembangan zaman tersebut. Guru sebagai penyalur pengetahuan berperan penting dalam hal ini. Karena dalam pendidikan, orang yang langsung bertatap muka menyampaikan informasi pengetahuan dan pelajaran kepada peserta didik adalah guru. Oleh karena itu, guru pada saat ini memeiliki beban yang sangat banyak, karena tuntutan zaman yang semakin tinggi, dan hal ini pula menuntut guru agar dapat melakukan suatu inovasi dalam pendidikan agar dapat menunjang ketercapaian tujuan pendidikan yang telah ditetapkan.

Walaupun sebenarnya bukan saja hanya guru yang harus melakukan inovasi di bidang pendidikan, namun seluruh stakeholder yang ada didalamnya pun harus dapat berinovasi untuk dapat menghadapi tuntutan zaman di era globalisasi saat ini.

1. Pengertian Inovasi

1.1 Inovasi

Secara etimologi inovasi berasal dari Kata Latin innovation yang berarti pembaharuan atau perubahan. Kata kerjanya innovo yang artinya memperbaharui dan mengubah inovasi ialah suatu perubahan yang baru menuju kearah perbaikan, yang lain atau berbeda dari yang ada sebelumnya, yang dilakukan dengan sengaja dan berencana (tidak secara kebetulan).

Istilah perubahan dan pembaharuan ada pebedaan dan persamaanya. Perbedaannya, kalau pada pembaharuan ada unsur kesengajaan. Persamaannya. Yakni sama sama memilki unsur yang baru atau lain dari yang sebelumnya. Kata “Baru” dapat juga diartikan apa saja yang baru dipahami, diterima, atau dilaksanakan oleh si penerima inovasi, meskipun bukan baru lagi bagi orang lain. Nemun, setiap yang baru itu belum tentu baik setiap situasi, kondisi dan tempat.

1.2 Inovasi Pendidikan

Ibrahim (1988) mengemukakan bahwa inovasi pendidikan adalah inovasi dalam bidang pendidikan atau inovasi untuk memecahkan masalah pendidikan. Jadi, inovasi pendidikan adalah suatu ide, barang, metode yang dirasakan atau diamati sebagai hal yang baru bagi seseorang atau kelompok orang (masyarakat), baik berupa hasil intervensi (penemuan baru) atau discovery (baru ditemukan orang), yang digunakan untuk mencapai tujuan pendidikan atau memecahkan masalah pendidikan nasional.

Inovasi (pembaharuan) terkait dengan invention dan discovery. Invention adalah suatu penemuan sesuatu yang benar benar baru, artinya hasil kreasi manusia. Penemuan sesuatu (benda) itu sebelumnya belum pernah ada, kemudian diadakan dengan bentuk kreasi baru. Discovery adalah suatu penemuan (benda), yang benda itu sebenarnya telah ada sebelumnya, tetapi semua belum diketahui orang. Jadi, inovasi adalah usaha menemukan benda yang baru dengan jalan melakukan kegiatan (usaha) baik invention dan discovery.

2. Tenaga Pendidik

Pendidik merupakan tenaga profesional yang bertugas merencanakan, melaksanakan proses pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, melakukan pembimbingan dan pelatihan serta melakukan penelitian dan pengabdian terhadap masyarakat. Pendidik pada jenjang pendidikan dasar dan menengah disebut guru/ustadz atau kiyai sedangkan pada jenjang pendidikan tinggi disebut dosen.

Di era gobalisasi saat ini, dibutuhkan suatu perkembangan dan peningkatan diberbagai bidang, salah satunya peningkatan pada bidang Tenaga pendidik di sekolah. Guru sebagai fasilitator pendidikan yang langsung berhadapan dengan peserta didik harus memilki komptetensi yang baik agar dapat menciptakan  insan-insan yang berkualitas, yang dapat berdaya saing global, dapat menghadapi perkemabangan zaman tanpa tergerus oleh dampak – dampak negatif yang ditimbulkan.

3. Inovasi Tenaga Pendidik

Inovasi dari tenaga pendidik dapat dilakukan melalui ruang lingkup tenaga pendidik itu sendiri. Dan ruang lingkup tersebut sangat luas,  bisa dari fungsi SDM, yaitu dari awal perencanaan, perekrutan, penempatan, pengembangan hingga pemberhentian, dari Tupoksi tenaga pendidik dan dapat dari Standar Kompetensi tenaga pendidik.

Bila dianalisis lebih lanjut dari hasil temuan observasi pada dua sekolah yang telah dipaparkan sebelumnya, maka terdapat beberapa inovasi yang telah dilakukan oleh kedua sekolah tersebut, yaitu :

3.1 Inovasi di SD Labschool UPI Cibiru

SD Labschool Cibiru memiliki program akselerasi, yang artinya mengharuskan sekolah meghasilkan lulusan yang berkualitas dan dapat berdaya saing dengan lulusan  nonakselerasi yang menempuh penedidikan lebih lama. Dari tuntutan tersebut, sekolah harus memiliki program khusus dalam pembelajaran kepada peserta didiknya. Dalam hal ini tenaga pendidik pun sangat berperan penting dalam menunjang tercapainya keberhasilan pendidikan tersebut. Banyak tuntutan lebih yang harus dipenuhi oleh para tenaga pendidik yang ada di SD Labschool Cibiru ini dibandingkan dengan sekolah lain yang tidak memiliki program akselerasi. Salah satu tunutannya yaitu setiap guru harus memenuhi seluruh standar kompetensi yang terdapat dalam SNP, para tenaga pendidikpun harus dapat berdaya saing global dalam mengimbangi perkembangan zaman saat ini seperti IPTEK yang selalu mengalami perkembangan setiap waktunya.

Dari hal diatas, maka sekolah harus memiliki beberapa inovasi dalam menghadapi tuntutan dan tantangan yang ada, dan  dari hasil observasi (wawancara), inovasi tenaga pendidik yang ada di SD Labschool ini yaitu :

  • Memiliki kesiapan waktu yang optimal
  • Kesiapan mental dan fisik
  • Melek informasi dan teknologi
  • Melek situasi sosial
  • Menggunakan teknologi dalam metode pembelajaran
  • Bilingual bahasa
  • Guru mengadakan pelatihan dengan INTEL
  • Adanya program pengembangan pelajaran IT
  • Sertifikasi guru honorer
  • Pelatihan profesi 1 tahun 3 kali
  • Mengadakan family gathering 1 tahun sekali
  • Pertukaran tenaga pendidik dengan sekolah di Australia

 3.2 SMA Pasundan 8

Sistem pembelajaran di SMA Pasundan 8 memakai model pembelajaran Cooperative Learning, yang merupakan salah satu model pembelajaran yang mendukung pembelajaran kontekstual. Sistem pengajaran Cooperative Learning dapat didefinisikan sebagai sistem kerja/ belajar kelompok yang terstruktur. Yang menjadi inovasi dalam bidang tenaga pendidik di sekolah SMA Pasundan 8 ini yaitu, terdapat pada proses pembelajaran yang dilakukan oleh para guru/ tenaga pendidik disekolah tersebut. Tenaga pendidik dituntut untuk dapat mengoperasikan komputer dan mengefektifkan penggunaanya pada setiap proses pembelajaran dikelas. Ini ditunjukkan dengan setiap guru harus mempunyai minimal Laptop dan dibawa setiap proses pembelajaran dikelas berlangsung. Dapat dikatakan pula bahwa SMA Pasundan 8 telah memakai sistem pembelajaran berbasis ICT.

            Untuk dapat menunjang pengadaan inovasi tersebut, tidak terlepas dari peranan lembaga-lembaga Diklat dalam bidang pendidikan. Salah satunya adalah LPMP, yang merupakan lembaga yang harus berusaha meningkatkan kualitas tenaga pendidik apalagi di era globalisasi saat ini. Tugas ini menjadi PR penting bagi LPMP untuk bisa memberikan kontribusinya dalam memberikan layanan bagi para tenaga pendidik agar dapat meningkatkan kualitas dirinya. Dari berbagai banyak program yang dimilki oleh LPMP sudah seharusnya dioptimalkan oleh sekolah-sekolah untuk dapat mengefektifkan segala layanan yang ada dalam LPMP tersebut.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: